Big Short (2015)

Setelah saya Google ternyata Michael Lewis bukan hanya penulis buku nonfiksi The Big Short dan The Blind Side. Namun juga dia adalah penulis Moneyball. Ketiga buku ini didadaptasi menjadi skenario film dan ketiga-tiganya mendapatkan nominasi best picture Academy Awards (Oscar). Dulu saya pernah bilang, Moneyball adalah salah film favorit saya sepanjang masa. Sepertinya ketiga film ini (saya bilang ‘film’, bukan ‘buku’, karena saya tidak membacanya) punya kesamaan, sebuah film yang diambil dari kisah nyata (jelas, non-fiksi), dan ketiga film ini menceritakan sebuah peristiwa dari sudut pandang yang nyentrik. Moneyball tidak hanya bicara tentang baseball dan transfer antar pemain, film ini berbicara tentang statistik. The Blind Side tidak bicara tentang football, tapi juga tentang kedalaman sebuah hubungan keluarga. Begitu pula The Big Short. Kalo kamu sudah nonton, perhatikan 4 karakter kunci: Bruce Wayne (The Dark Knight), Du Pont (Foxcatcher), Driver (Drive), dan Tyler Durden (Fight Club). 4 karakter di film The Big Short ini yang membuat film ini sangat menarik ditonton, walapun saya tidak memahami istilah-istilah apa sih yang mereka bicarakan. Dan BANGSATNYA si pembuat film mungkin sudah menduga, penonton akan kebingungan dg apa yang dibicarakan oleh 4 tokoh ini, namun gimmick-gimmick tetap berseliweran banyak diantara film agar menjaga “suasana komedi” di film ini. Seakan berkata “wes ga usah dipikir serius”. Misalnya, beberapa karakter bicara langsung ke penonton. Ada Selena Gomez yang menjelaskan tentang apa itu CDO. Sialan memang.
Seperti yang saya posting sebelumnya, saya tidak paham dengan film Margin Call, tapi saya mendapatkan kesannya, sebuah ambience horror di masa kelam keruntuhan ekonomi global tahun 2007-2008. Sebetulnya The Big Short mengambil latar belakang yang sama. Perbedaannya, Margin Call menceritakan orang-orang di wall lorstreet-nya (yang akhirnya menderita), sedangkan The Big Short menggambarkan orang-orang yang menang. Menang secara finansial maupun psikis. Yang menang secara finansial jelas sang Driver dan Bruce Wayne. Sedangkan si Du Pont menang dari sisi psikologis, ini yang paling menarik, kemarahan dia atas pernyataan pertentangan dg kapitalisme di Amerika. Dan si Taylor Durden, dia tetap menjaga karakternya tetap cool walaupun berhasil membuat 2 koleganya kaya raya masa kelam tersebut.

Keren. Mininal dapet nominasi best screenplay.

View on Path

Advertisements

~ by imankurniadi on January 13, 2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: