My Best Companion, and a goodbye letter

#kaleidoscope2015

Boot eiger tahun 2012. Ukuran 42.

Saya membelinya atas kesadaran bahwa naik gunung Gede pake sandal itu tidak safety. Sampai dengan tahun 2015 dia dengan sabar menemani keegoisan saya untuk mencapai tempat-tempat yang membuat kita merasa lemah. Di tahun 2015 ini dia telah menemani langkah-langkah saya dengan sabar. Mencapai tempat tertinggi di pulau Kalimantan, Gunung Kinabalu, 4095 meter di atas permukaan laut. Sebuah gunung seribu tangga dan batuan-batuan granit raksasa di Sabah, Malaysia. Sebuah jalur yang keras dia kuat menompa badan saya seberat 95 kilogram plus beban keril yang juga tidak enteng (bawa bawak air minum dan juga 2 porsi makan siang milik saya dan Rio).

Masih dengan sabar bersama saya menikmati trek Latimojong dan puncak Rantemario setinggi 3478 meter di atas permukaan laut. Tertinggi di pulau Sulawesi. Hujan deras, tanah becek, batuan kerikil labil dia masih kuat menompang kaki saya tetap utuh. Saya masih merasa bersalah karena niat baik saya mengeringkan anda yang basah karena hujan dengan mendekatkannya ke api unggun malah membuat luka bakar yang cukup disayangkan. Sebelumnya sudah ada luka bakar dengan kecerobohan yang sama di temoat yang berbeda, Kalimati Gunung Semeru.

Keegoisan lainnya mencoba solo hiking Ranukumbolo karena saya bosan di rumah saat liburan lebaran. Karena dinginnya Ranukumbolo dan saya tidur di tenda sendirian, saya terpaksa masih mengenakannya saat terlelap dan diselimuti sleepingbag.

Saatnya mengucapkan selamat tinggal. Saatnya berpisah. Namun sepertinya dia masih sanggup berjuang. Walau dengan luka bakar yang telah saya ceritakan tadi.

Tahun 2015 bersamanya saya mencapai di tempat tertinggi di 2 pulau besar di Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya, tidak sedikit gunung dan lanskap Indonesia kami singgahi. Dia saya anggap tidak lebih dari sekedar alat mati namun membantu saya memberikan perasaan hidup! saat menggapai tempat-tempat itu. Keegoisan saya masih belum cukup memberikan pembelajaran, namun saya merasa kamu sudah cukup lelah dan thank you for your accompanied, the honor is mine.

Nah, bagi kalian yang ingin berjuang bersamanya untuk menempa keegoisanmu, silahkan, saya berikan sepatu ini gratis.

Dia dapat diambil di kontrakan atau sekitar kontrakan saya di pejaten.

(“dia” maksudnya di sini adalah sepatu, bukan kucing, ini kucing selalu menyapa saya klo keliar rumah, mintak makan)

Advertisements

~ by imankurniadi on December 29, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: