Dope (2015)

Dope.

Allow me post something that unrelated with Jakarta marathon and motogp. Sebuah karya audiovisual akan terlihat sangat menular passionnya ketika sang ‘artist’ membuat karya tersebut sendiri tanpa seseorang yang menggantikan. Maksud saya, misalnua, seorang koki yang memasak resepnya sendiri, seorang pengarang lagu yang juga mengcomposer lagu dan seklaigus menjadi penyanyinya, atau juga sutradara yang menyutradari cerita yang ditulisnya sendiri. Dope adalah karya seperti itu. Film ini Written and Directed oleh seorang keturunan nigerian-american Nick Famuyiwa. Film ini termasuk film yang membutuhkan riset totalitas budaya hip hop Amerika tahun 90an. Tentu budaya yang dimaksud di sini tidak hanya atribut dan simbol-simbol saja, namun juga gaya bicara, ‘slang’, bahkan mungkin juga cara berfikir. Malcolm, Jig dan Dib adalah 3 anak sma senior yang menggandrungi budaya hiphop 90an ini. Hingga plot mrnjadi semakin rimit ketika mereka secara tidak sengaja terlibat perdagangan obat bius.

View on Path

Advertisements

~ by imankurniadi on October 25, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: