Jurrasic bla bla bla francise

Bayar utang review film nih, kali ini yg akan saya cerewetin adalah Jurrasic World.

Saya masih inget bener bagaimana saya saat masih kecil terpukau dengan Jurrasic Park. Saya menontonnya di laser disc tanpa subtitle, berkali-kali. Kemudian bbrp waktu lalu, Jurrasic Park dibuat/diremake versi 3D imaxnya, dan saya menontonnya kembali. Bernostalgia dengan kemegahan film ini. Terlebih, saya sampai hafal sekali theme song nya. Sebuah musik yang sangat menggambarkan kemegahan dan pencapaian tinggi yang pernah dilakukan manusia.

Jurrasic Park adalah salah satu dari beberapa novel karya Michael Crichton. Seorang novelis yang berpendidikan tinggi, yang membuat novel ttg scifi atau lebih berkiblat ke techno thriller. Film-film yang dibaut berdasarkan tulisan dia, sejauh yg saya ingat, Adalah: Jurrasic Park, The Lost World, Congo, Twister, Sphere (one of my fav), Timeline, Andromeda Strain. Salah satu karakteristik gokil tentang novelnya adalah, dia selalu menaruh daftar pustaka di bagian belakang novel. Artinya yang dia tulis adalah ilmiah, dan mungkin memang benar-benar bisa terjadi. Bikin novel seperti bikin desertasi.

Francise Jurrasic Park terbaru berjudul Jurrasic World. Jurrasic Park 3 dan Jurrasic World adalah film yang dibuat bukan berdasarkan apa yang ditulis oleh Michael Crichton. Mungkin ini salah satu yang membuat film sequel ini menjadi kurang saya minati. Susah rasanya berkata film ini bagus, karena idenya adalah bukan ide orisinil, semacam aji mumpung gitu.selain itu (di film Jurrasic World) ada beberapa plot-hole yang membuat saya merasa aneh menontonnya. Seperti kandang T Rex yang berada di dekat pusat kerumunan taman, dan wanita menggunakan sepatu hak tinggi kemudian dikejar trex. Walaupun ada sesuatu yang benar-benar baru di Jurrasic World, yang membuat film ini sangat menghibur untuk ditonton. Tentang species baru, tentang raptor, tentang wahana-wahana di taman. Ya udah, gitu aja. Intriknya juga gitu-gitu aja, berkaitan dengan militer lah, ilmuwan yang terobsesi lah. Gitu aja. Sepertinya Jurrasic World ini memberikan peluang terbuka juga untuk melanjutkan francise Jurrasic selanjutnya.

Kesimpulannya, saya terhibur? iya, terpukau? tidak sama sekali, imo.
(putar theme song Jurrasic Park**)

#bukankultum

Selamat berpuasa teman-teman…

**https://youtu.be/fVCnfQBupts menit ke 04:38 – with Ramdan

View on Path

Advertisements

~ by imankurniadi on June 18, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: