#harifilmnasional

Dal beberapa hari ke depan saya akan menkadi buser film-film indonesia. Dulu saya pernah mengeluarkan pernyataan provokatif “film indonesia lebih berpeluang besar mendunia daripada sepakbolanya”.

He he.

Foto di atas adalah salah satu adegan di film Soegija (Garin Nugroho, 2012). Foto di atas merupakan foto karakter Pak Besut. Salah satu karakter yang menjadi favorit saya diantara karakter-karakter lain di film Soegija.
Sungguh. Sungguh orang yang berpikiran sempit menganggap Soegija adalah sebuah aktiviitas kristianisasi (maaf) . Karena film ini menyajikan lebih luas. Yang membuat saya terkejut adalah Soegija juga bukan merupakan film biografi. Seharusnya dari jidulnya, film itu bergenre demikian.
Soegija merupakan film-film semi omnibus. Beberapa cerita dalam penokohan yang saling berhubungan, sehingga terbentuk beberapa.cerita yang berbeda. Film ini memperlihatkan sebuah perjuangan untuk kemerdekaan, keharmonisan dalam perbedaan, cinta dan kasih sayang, gotong royong, dan kerelaan untuk berkorban. Di masa ini, film ini dibutuhkan.
Film ini menginspirasi. Film ini mencerahkan. Film ini megah.
Kembali ke karakter Pak Besut, dia satu-satunya yang ‘mengajak berbicara’ kepada penonton.

9 april, Tjokroaminoto akan tayang di bioskop. Tonton!

View on Path

Advertisements

~ by imankurniadi on March 28, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: