Akhirnya setelah penantian selama 6 tahun saya berhasil menonton film ini.

Benar seperti kata moderator dari Muvila, film ini seakan ada dan tiada. Penonton Indonesia yg pikirannya blm terbuka menghambat film ini utk diputar di beberapa tempat karena “tema”-nya.

Drupadi, istri 5 pria bersaudara pandawa lima.

Seperti kata Iwet Ramadhan, paham feminisme sebetulnya sdh sejak lama ada di Indonesia, paham ini tidak dibawa dari barat. Drupadi mengakarkan penontonnya utk lebih “waras”. Me-speak-up ketidakadilan, logika yang kuat.

“Saya berjanji tidak akan mengikat rambutku sebelum dicuci oleh darah Dursasana”

90/100

View on Path

Advertisements

~ by imankurniadi on October 5, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: