John Rabe (2009)

John Rabe (2009) | Director: Florian Gallenberger | Writers: Florian Gallenberger, Erwin Wickert (book) | Stars: Ulrich Tukur, Daniel Brühl and Steve Buscemi

John Rabe (November 23, 1882 – January 5, 1950) was a German businessman who is best known for his efforts to stop the atrocities of the Japanese army during the Nanking Occupation and his work to protect and help the Chinese civilians during the event. The Nanking Safety Zone, which he helped to establish, sheltered approximately 200,000 Chinese people from slaughter during the massacre [sumber].

Di ending film ini, jika saya tidak salah, ternyata bagi Jerman dia bukan pahlawan. Akan tetapi sangat berbeda kenyataannya bagi rakyat cina terutama Nanking. Sesuai sepenggal artikel diatas yang saya kutip dari Wikipedia, bahwa John Rabe telah berjasa sangat besar atas keselamatan nyata 200.000 rakyat Nanking.

Di film ini bersetting tahun 1937, dimana saat itu Jepang meluaskan jajahannya ke China, dan mulai berniat untuk menguasai wilayah nanking. John Rabe adalah direktur utama Siemens, sebauh perusahaan Jerman yang mambangun koneksi telepon di wilayah Nanking. Dia telah bekerja di Nanking selama 17 tahun, dan sudah tiba saatnya John Rabe bersama istrinya untuk pulang ke Jerman. Sebagai direktur, dia adalah pemimpin yang sangat baik, sangat disukai oleh para karyawannya, dan juga warga Nanking itu sendiri. Sebagai pemimpon yang memiliki jiwa kemanusiaan tinggi, dia juga menyelamatkan beberapa warga Nanking saat terjadi bombardir oleh pesawat Jerman. Hingga pada suatu hari Jepang mulai menginvasi Nanking dengan sangat brutal. Tidak ada satupun tentara China yang dijadikan tawanan melainkan dibantai semuanya. John Rabe akhirnya membatalkan kepulangannya. Bersama seorang dokter, kepala sekolah “collage” wanita, perwakilan dari kedutaan besar, merek amembentuk suatu kawasan yang bernama safety-zone, sebuah kawasan dimana tidak boleh ada tentara dan senjata disitu, khusus ditinggali oleh para pengungsian yang menjadi korban invasi Jepang.

Film ini sangat mirip dengan film yang berjudul Schindler List (1994) yang disutradarai oleh Steven Spielberg, menceritakan pengusaha bernama Schindler yang menyelamatkan banyak pekerja Yahudi dari tangan Nazi. Yang membuat film ini menarik adalah film yang “lengkap”. Alasannya, pertama, film ini Berjudul John Rabe tetapi film tidak hanya berfokus pada John Rabe melulu saja. Latar belakang perang tidak sangat ditonjolkan, akan tetapi juga kehidupan pribadi John Rabe, dan orang-orang di sekitarnya. Seperti, dokter Dr. Robert Wilson yang agak gila, Dr. Georg Rosen seorang perwakilan dari kedutaan, sipur John Rabe yang setia namun bodoh, asisten pribadi John Rabe bernama Han yang sangat loyal, siswa sekolah cewek yang menyukai fotografi, dan sorotan kepada para tentara Jepang itu sendiri. Kedua, lengkap dalam arti naik-turun emosionalnya juga disajikan beraneka ragam. Penonton diajak mulai dari tertawa, terkagum-kagum, cemberut, terpesona, terkejut, terharu, seding, senang, dll. Mulai adegan pembunuhan keji, adegan yang menunjukkan kasih sayang, dan adegan-adegan yang mengisyaratkan lelucon orang Jerman dan orang Inggris, sepanjang film, yang membuat film ini sama sekali tidak membosankan untuk ditonton selama 134 menit. Sama sekali tidak membosankan untuk film yang berdurasi 134 menit.

cinematicorgasm rate : 80/100

once again, thanks to Gothe Centrum Surabaya for free ticket and all of the awesome movies

Advertisements

~ by imankurniadi on January 22, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: