R for Robot

Sebenarnya kali ini saya akan membahas ttg Hannibal Lecter yang menjadi tokoh utama dlm film Silence Of The Lambs, Hannibal, dan Red Dragon. Tetapi R for Robot adalah judul mengenai robot, jadi saya harus membahas ttg robot, bukan psikopat.

Terkadang ada bagian-bagian dari hidup kalian itu seperti robot. Secara sadar ataupun tidak sadar (kebanyakan tidak), perilaku sehari-hari kita seperti sebuah robot. Misalnya: melihat jam, jam 06.30, bersiap dan berangkat kerja, jika kelebihan, maka akan terlambat. Atau, pulang kerja ke rumah, dompet, jam, kunci motor, diletakkan di satu tempat, tempat itu melulu. Atau kebiasaan lain: beli lalapan ayam, cari kecap untuk campuran sambel. Jika perilaku itu memang sesuai dg hasrat atau keinginan kita, tidak masalah. Tetapi bayangkan jika perilaku robot itu adalah hal-hal yang tidak kita sukai, atau kita terpaksa melakukannya. Misalnya dalam pekerjaan: angkat telepon-salam dan sapa-mencatat order-konfirmasi order, dll. Atau para karyawan Indomart: “selamat belanja….” “sekalian beli pulsanya pak….”. Itu adl SOP-Standard Operational Procedure, my opinion, tidak jauh beda dengan formula fungsi yang ada di dalam otak robot. Haha !!

I ROBOT (2004)
Director : Alex Proyas (Knowing, Dark City, The Crow)
Cast : Will Smith (I Am Legend, Bad Boy, Enemy of The Gates, Pursuit of Happyness)

Film ini kembali membahas ttg artificial intelligence (AI) pada sebuah mesin, sebuah AI yang bisa menjadikan mesin itu berfikir-kembali berfikir-emosional-mengambil keputusan, seperti manusia yang memiliki afektif dan kognitif.
Dari 1 s/d 10 saya memberi skor alur cerita, plot, klimaks, dari film ini adalah… 7,2. Ceritanya bagus, original. yang saya suka saat menonton sebuah film adalah kejutan-kejutan, dan hal-hal yang bersifat nyentrik dilakukan oleh si tokoh utama. Seperti, ternyata Spooner adalah sertengah robot. Tetapi yang paling saya suka adalah kejutan, bahwa Spooner penggemar sepatu Converse (di tahun film itu sepatu converse sudah sangat ketinggalan jaman dan kuno). Spooner adalah polisi tidak suka dg dunia robot. Dia sangat membenci robot, karena masa lalunya yang kelam, gara-gara robot, anak kecil — yang ingin bercita-cita menjadi dokter — gigi mati di hadapannya. Akhirnya dia mendapatkan sebuah kasus, bahwa ada manusia yang dibunuh oleh robot, padahal robot tidak pernah bisa diprogram untuk melakukan hal jahat itu. Ceritanya agak kalsik, akhirnya si Spooner mendapat teman baru, seorang robot NS5 unik, bernama Sonny.
Dan untuk desain robot, yaitu NS5, dan generasi sebelumnnya (NS4) saya beri nilai 6.9. Alasan: wajahnya putih koyok pocong…

ARTIFICIAL INTELLIGENCE (2001)
Director: Steven Spielberg (Munich, The Terminal, Minority Report, Catch Me If U Can, Jurassic Park, dll)
Cast: Haley Joel Osment (Pay It forward, Forrest Gump) and Jude Law (Alfie, Enemy of the Gates, The Holiday)

A highly advanced robotic boy longs to become “real” so that he can regain the love of his human mother. Saya suka banget dengam tagline film ini : David is 11 years old. He weighs 60 pounds. He is 4 feet, 6 inches tall. He has brown hair. His love is real. But he is not.
Ok, dari segi cerita saya berani kasih 9.0. Artificial Intelligence memang bercerita ttg robot dg AI yang menakjubkan. Bahkan dia pun memiliki sebuah emosi “CINTA” yang sangat mencintai ibunya. AI-nya juga memiliki emosi untuk “termotivasi”, mencari peri biru, agar dapat menyihirnya menjadi anak manusia sesunggunya. Dia juga memiliki “keinginan” untuk menjadi anak manusia, bukan robot. Saya harus meminjam VCD orinya kambali agar benar-benar memahami apa makna film yang menurut saya (pasti pendapat para penonton juga sama), Steven Spielberg terinspirasi dari cerita Pinokio yang akhirnya Pinokio bertemu dg peri biru dan menjadi anak manusia seutuhnya. Akhir film Artificial Intelligence ini sama, David si Robot bertemu dg peri biru, tapi bentuknya alien, film aih mak mantap !!
Dan untuk desain robot bernama/merk David, saya kasih nilai 7.5, karena David gak kayak robot blas……

TRANSFORMER (2007)
Director: Michael Bay (Armageddon, Bad Boys, The Rock, Pearl Harbor)
Cast: Shia LaBeouf (Eagle Eye, Constantine, Bobby, i RObot, Distrurbia)

Masih terngiyang di long-tem-memory saya, film ini aku tonton di TVRI saat aku masih SD kelas 1 dulu. Sangar sekali ada mobil VW kodok kuning bisa berubah jadi robot, truk kontainer jadi robot, jet jadi robot, roket appolo jadi robot, pokoknya keren sekali, keren soro. Mungkin masa kecil yang sama juga dialami oleh Michael Bay. Seperti masa kecil Nolan saat dia membaca komik Batman (100% saya hanya membual). lalu Michael Bay, berfikir, aku harus membuat remake film ini yang lebih manusia, dan dibuatlah Transformer versi layar lebar th 2007, dan aku pun masih ingat nonton premiere, jam tayang pertama di Galaxy Mall, bersama sahabatku orang Kuala Lumpur, Chairi. keluar dari bioskop, wow!!! terpukau !!! (mengalami pasca cinematic-orgasms).
Pasti anda semua para pembaca sudah lihat film ini kan? ceritanya cukup ringan, dengan special effect dan adegan-adegan action yang luar biasa. Ada bumbu komedi, dan ada pula bumbu “momen-momen” kepahlawanan, khas film-film Michael Bay (sebut saja, Armageddon). Adegan saya paling saya sukai adalah saat Optimus Prime dg tangan kosong mengalahkan robot jahat yang pake sepatu roda.
Ya, saya beli nilai 8.8 untuk desain robot di film Transformer. Si pendesain bisa membuat kaca depan mobil menjadi payudara si robot, hebat !!!

THE MATRIX-trilogy (1999-2003)
Director : Andy Wachowski & Lana Wachowski aka. Wachowski Brothers (Speed Racer, V for vendetta)
Cast: Keanu Reeves (Speed, Constantine, The Day The Earth Stood Still) and Hugo Weaving (Lord Of The Rings, V for Vendetta)

Mengapa saya ingin sekali memasukkan film The matrix (trilogy) dana R for Robot, karena robot di film the matrix inilah yang menjadi biang keroknya. Jika kalian ingin memahami apa yang sebenarnya terjadi di dunia yg digambarkan di the matrix, tontonlah Animatrix.
Cerita singkatnya seperti ini: masa depan, sudah banyak robot diciptakan untuk membantu manusia, karena suatu hal, robot dicoba untuk disingkirkan, dan terjadilah perang antara Robot vs Humankind. dan tebak, manusia yang kalah. Dan Robot menemukan sebuah cara untuk mengisi energi mereka, yaitu manusia itu sendiri. Manusia dijadikan semacam baterai. Robot menciptakan dunia yang dikenal dg nama Matrix untuk manusia-manusia yang dijadikan baterai tsb. Ternyata di Matrix itu sendiri muncul sebuah virus (Smith). Dan akhirnya robot membuat kesepakatan dg manusia (Neo), jika bisa mengalahkan virus itu, maka robot dan manusia bisa berdamai. Jadi ini cerita perpaduan antara dunia khayalan/fantasi, baterai, dan antivirus. Desain robot yang aku acungi jempol adalah Sentinel. Digambarkan robot itu seperti sebuah gurita, dengan banyak tangan yg bisa mengeluarkan laser. Tugas mereka memburu manusia, dan sangat menyeramkan tingkah laku dan suaranya. 7.5 aku beri nilai untuk sentinel.

TERMINATOR (1984, 1991, 2003, 2009)
Directors:
Terminator(1984), Judgement Day(1991) – James Cameron (Aliens, Avatar, The Abyss, Titanic)
Rise of The Machine(2003) – Jonathan Mostow (Surrogates, U 571)
Salvation(2009) – McG (We Are Marshal)
Cast: Arnold Schwarzenegger, Christian Bale

Salah aatu yang sulit untuk membahas judul ini adalah mengeja “Schwarzenegger”. Dia merupakan aktor film laga, memiliki banyak penggemar, terutama masyarakat negara bagian California, shg menjadikan Arnold Schwarzenegger sebagai Gubernur di negara bagian itu (ah, saya membual kembali). Saya masih banar-benar ingat ketika pertamakali melihat film terminator di RCTI saat saya masih ingusan dulu. Di jamannya, Terminator memang pantas diacungi jempol karena memiliki cerita yang original dan megah, benar-benar ala James Cameron. Seprti filmnya yg lain: Avatar, Titanic. Apakah diantara kalian ada yang belum nonton? wah, kebangetan sekali kalo belum nonton, hehehehe. Aku ceritakan singkat Terminator (1984) bercerita ttg robot (diperankan oleh Arnold Schwarzenegger) yang dikirim ke masa lalu untuk membunuh Sarah Connor. karena di masa depan si Sarah ini adalah ibu dari pahlawan dan pemimpin pergerakan bernama John Connor, dalam peperangan melawan Sky Net (pasukan robot yg menghabisi semua manusia). Kemudian untuk melawan robot itu, dikirim juga Kyle Reese untuk menghentikan misi Terminator. Judgement day (1991) bercerita ttg, Sarah Connnor ternyata ML dg Kyle Reese dan memiliki anak bernama John Connor. Nah, Sya Net kembali mengirim robot terminator dg misi membunuh John Connor dan Sarah Connor. Robotnya lucu, seperti timah encer. Pasukan manusia pun mengirim Terminator (Arnold S) untuk melindungi John Connor kecil. Nah, disinilah yang membuat film ini menarik. Sedangkan Rise of The Machine, bercerita awal mengapa Sky Net mulai membunuh manusia. John Connor sudah mulai dewasa, dan dikirim juga Terminator robot cewek cantik nan seksi untuk membunuh John Connor. Si bodyguard berpantat baja Terminator (wajah Arnold) jg dikirim untuk melindungi John Connor dan calon istrinya. Dan akhirnya Salvation (2009) John Connor menjadi pemimpin perang dlmmelawan Sky Net. Ceritanya, Sky Net mengirim robot secret agent untuk menemukan Kyle Reese. mengapa? agar Kyle Reese tidak dikirim ke masa lalu, lalu ML dg Sarah Connor, dan lahirlah John Connor. Kesimpulannya, film ini yo mutar muter ae…. Tagline dan quotes sepanjang masa yang menjadi trademark tersendiri, kalian juga pasti tahu, “I’ll Be Back !”
Untuk desain Robot Arnold Schwarzenegge saya beri nilai 7.8, bentuknya sangat manusia yang berotot besar, otot kawat, balung wesi.

WALL-E (2008) by Pixar
Director: Andrew Stanton (Finding Nemo)
Cast: ??

The story is brilliant !!!! Menurut saya, Wall-E merupakan pencapaian bsar umat manusia dalam membuat film yang bertemakan kartun robot. film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi. Bagaimana kita memperlakukan lingkungan/alam dan bagaimana kita berperilaku antar sesama manusia. Ada hal yang menggelitik yang menarik perhatian saya di film ini. Di kapal besar di luar angkasa, setiap manusia sibuk dengan kursinya masing-masing, dan berkomunikasi dg manusia lain lewat layar di depannya. hal ini sudah terjadi. Manusia sibuk dengan cell-phone masing2, terbukti semakin kuat jaringan dan pengguna Black**** (no mention). Pada akhirnya, mansuia hanya peduli dg cell-phonenya, sangat individualis. Sedangkan, yang menunjukkan kebutuhan interpersonal sebenarnya adalah robot (dalam film ini dicontohkan kisah percintaan anatara Wall-E dan Eva). Wall-E disutradari oleh Andrew Stanton (Finding Nemo), yang ternyata juag sebagai penulis dan screen play film-film hebat Pixar lainnya, seperti Toy Story, Monster Inc, dan Bugs Life.
Walaupun desain robot saya beri nilai 7.0, saya memberi nilai cerita film ini 9.0.

THE DAY WHEN THE EARTH STOOD STILL (2008)
Director: Scott Derrickson
Cast: Keanu Reeves (Matrix, Speed), Jennifer Connelly (A Beautiful Mind, House of Sand and Fog)

I’m the biggest fan of GORT.

The name is only used once and is not his original alien name but an acronym for “Genetically Organized Robotic Technology” assigned to the robot while it is being studied by the military and scientists. He serves as the antagonist of the movie. In this rendition, GORT is composed of a vast swarm of “nanomachines” or “nano bugs”, microscopic insect-like devices that self-replicate through the consumption of matter (and possibly energy as the swarm of nano bugs grow in size when fired upon by rockets) and are capable of disintegrating any substance they touch. When the need arises, GORT can transform from a solid humanoid form to a huge cloud, which then swarms around targets and devours them. In addition to this mode of attack, GORT still possesses his trademark eye-beam to destroy obstacles, and to also manipulate attacking fighter drones by hacking into their electronic systems via projected beams. He is destroyed by Klaatu at the end of the film to save humanity with a massive EMP that also shuts down all of humanity’s electrical technology. Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Gort_(The_Day_the_Earth_Stood_Still)

Ada sebuah pepatah, “don’t judge a book by its cover”, maka setelah melihat film ini saya berkata “don’t judge a robot by its model”. Memang, saya merasa remake film The Day When The Earth Stood Still film jadul ini, alur ceritanya sangat menarik, tetapi agak terkesan datar, dan tidak ada kejutannya. Yang paling membuat saya terpukau, yaitu kejutannya adalah GORT. Robot yang ditugaskan untuk mengawal Klatuu. Robot ini bentuknya simpel banget, seperti manusia timah. Senjatanya tidak secanggih Optimus Prime atau todak sesangar Terminator. Senjata andalannya hanya 1, matanya berwarna merah. Seperti seorang cyclops atau monster bermata satu. Matanya yang bersinar ini bisa membuat semua senjata menjadi tidak berfungsi, dan bisa dijadikan sinar laser yang bisa menghancurkan apa saja. Tetapi yang puaaaliingggg keren adalah wujud asli dari GORT. Ternyata GORT merupakan sebuah serangga robot, yang bisa membelah diri, dan memakan apa saja. Memakan manusia, mobil, papan petunjuk jalan, truk trailer, stadion foot ball, apa saja !!! keren !!!! Tata suara dan sound editing yang luarbiasa dari film ini, membuat bulu kuduk saya berdiri merinding ketika menyaksikan kehebatan GORT.
Saya beri nilai 9.0 untuk GORT, keren !!!

BICENTENNIAL MAN (1999)
Director: Chris Colombus (Harry Potter, Home Alone, Mrs. Doubtfire)
Cast: Robin Williams (Mrs. Doubtfire, Jack, Good Will Hunting, Death Poets Society, Jakob The Liar, dll)

One robot’s 200 year journey to become an ordinary man. kata “bicentennial” ternyata artinya adlaah sebuah perayaan sebuah event atau apa pun yang telah berusia 200 tahun. Dan film ini bercerita ttg robot bernama Andrew Martin yang telah hidup selama 200 tahun. andrew adalah robot pelayan milik keluarga Martin. Sepanjang hidupnya, dia melayani kelyarga Martin. Hingga sang kepala keluarga meninggal, dan menyatakan bahwa Andrew bisa hidup merdeka/bebas. Sebagai robot, Andrew bukan sebuah makhluk yang berkehendak. Hingga pada suatu saat, dia memutuskan untuk mencari jati-dirinya, mencari siapa penciptanya, dan memutuskan untuk sedikit-demi sedikit menjadi manusia. Sepanjang hidupnya, selama 200tahun, akhirnya dia jatuh cinta dg cicit dari keluarga besar Martin, menikah, menemukan organ-organ manusia replika seperti aslinya, menjadi tua, dan meninggal dunia, sebagai manusia.
Pengalanku melihat semua film-film Chris Colombus, pasti diakhiri dg suasananya yang sangat sedih, terharu, namun happy ending. Seperti Harry Potter, Home Alone, Mrs. Doubfire. film ini sangat cocok disaksikan oleh penggemar film drama-keluarga. Alur ceritanya ringan, dan membuat kita ingin tahu, bagaimana akhir dari film ini.
Untuk robot pelayan yang akhirnya tubuhnya “direnovasi” hingga sangat mirip dg manusia, Andrew Martin saya beri nilai 8.5.

NEON GENESIS EVANGELION
Creator : Hideaki Anno

Bercerita di tahun 2015, di mana saat itu Bumi telah mengalami perubahan drastis semenjak bencana yang dinamakan “SECOND IMPACT”. Dikatakan bencana itu terjadi karena sebuah meteor menghantam Bumi dan mengakibatkan naiknya lautan di seluruh Dunia. Secara tak langsung dalam kejadian ini juga mengakibatkan kemusnahan beberapa negara kepulauan. Akibat kejadian tersebut, iklim dunia mengalami perubahan drastis. Namun di balik semua itu, sebenarnya bencana terjadi setelah eksperimen pada satu makhluk cahaya raksasa yang kemudian dikenal sebagai angel pertama, Adam. Seorang remaja belia bernama Shinji Ikari datang ke kota Tokyo untuk memenuhi permintaan ayahnya. Harapan remaja ini untuk diterima ayahnya kembali kandas saat dia mengetahui tujuan dirinya dipanggil hanya untuk mengendalikan EVA, makhluk bio mekanis yang merupakan satu-satunya senjata untuk melawan Angel.
Angel adalah suatu keberadaan yang tidak jelas asal-usulnya, namun memiliki susunan genetis mirip manusia. Wujud dan ukuran Angel beragam,dari sebesar raksasa, sampai seukuran bakteri, bahkan ada yang tidak berwujud(bayangan), namun secara genetis DNA Angel sangat mirip dengan manusia. Nama Angel yang digunakan di atas sebenarnya tidaklah tepat.
Orang awam seringkali mengira EVA adalah sebuah robot raksasa. Sebenarnya hal ini sangat keliru. EVA adalah man-made human, manusia buatan manusia, dibuat berdasarkan angel pertama Adam. Ia sama sekali bukan sebuah robot. Bahkan baju zirah yang dimilikinya bukanlah berfungsi sebagai pelindung, namun lebih merupakan kekang agar EVA bisa dikendalikan.
Dalam setiap EVA terdapat jiwa, sebab untuk mengendalikan EVA dibutuhkan minimal 1 jiwa, pada EVA 01, terdapat jiwa Yui, ibu daripada Shinji. Dengan adanya jiwa tersebut, EVA dapat dikendalikan.
Supaya dapat bergerak dan menghasilkan suatu medan pelindung yang disebut AT-Field (Absolute Terror Field), EVA membutuhkan “kehadiran” pilot di dalam “entry plug” (kokpit EVA). Untuk mengatasi kelemahan ini, maka dibuatlah plug baru yang disebut “dummy plug” dimana dalam plug ini dimasukkan “kesadaran buatan” dengan Rei sebagai modelnya. Namun karena adanya kesulitan dalam men-digital-kan jiwa manusia ke dalam suatu program, maka terdapat 32.8% unsur emosi yang tidak dapat dimonitor sehingga mengakibatkan EVA yang menggunakan dummy plug cenderung bertindak brutal. Walaupun dummy plug mampu menggantikan keberadaan pilot sungguhan, namun tidak pernah dijelaskan apakah EVA dengan dummy plug mampu menghasilkan AT-Field. Seringkali AT-Field hanya diartikan sebagai suatu medan pelindung yang dapat menahan serangan dari para Angel. Seperti yang dijelaskan oleh Kaworu (Fifth Child / 17th Angel, Tabris), AT-Field merupakan suatu dinding yang memisahkan hati manusia. Sehingga dengan adanya AT-Field manusia dapat memiliki “bentuk”, dan “terpisah” dari manusia lainnya. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Neon_Genesis_Evangelion

Pertama kali melihat film ini saat saya adalah bocah kelas 2 SMP yang memiliki kakak yang tergila-gila dg anime jepang. Serial Evangelion yang saya lihat berbahasa jepang dg subtitle bhs inggris. desain robotnya keren seklai. Bah wes, walaupun wikipedia mengatakan Eva sebenarnya bukan robot, tetapi saya mending membahas film ini daripada Mobile Suit Gundam (150% adalah robot). Sedangkan mungkin eva itu 30% robot. Baca artikel wikipedia diatas.
Ok, apa yang membuat mulutku semakin menganga setelah keluar Evangelion 1.0 You’re Not Alone, dan Evangelion 2.0 ?? Pertama, adalah model mecha-nya. Modelnya tidak seperti Transformer yang sangat detail dan rumit. Modelnnya tidak seperti Mobile Suit Gundam yang sangat futuristik. Tetapi desain mecha Eva lebih seperti hewan liar, makshluk langka, dan berkepribadian seperti makhluk buas. Serius !!
Kedua, ide cerita mengenai “second impact”. Adam lahir, Angel menyerang, manusia harus bisa mempertahankan diri, menggunakan senjata biologis-mesin, Eva.
Ketiga, Nerv. Nerv adalah perusahaan yang membuat dan mengoperasikan Eva. Markasnya di dasar danau, sedangkan di atas danau adalah sebuah kota (kalo nggak salah New Tokyo. Jadi kalo Angel menyerang, kotanya itu bisa bergerak kebawah, alias “ndelep”, alias otomatis tenggelam agar menjadi tempat yang aman.
Keempat, pertempuran dan agedan-adegan action. Bagaimana Eva memegang senjata, memegang cutter atau pisau, melawan Angel. Yang paling menarik dan membuat saya samkin terngaga adalah saat Eva 01 kehilangan kendali atas Shanji, dan akhirnya menjadi hewan buas, mengalahkan, emncabik, dan memakan hidup-hidup angle di depannya.

Selamat menonton

Sebagian informasi aktual sumber tulisan ini diambil dari http://www.imdb.com, saya hanya meringkasnya saja dan mencoba membuat tulsian menarik untuk konsumsi pribadi (maaf :p)

Advertisements

~ by imankurniadi on December 12, 2010.

3 Responses to “R for Robot”

  1. Inget AI, jd inget waktu temen yg mw beli kado utk pacarnya. Pacar bilang, “aku pgn kaset OST. The One” temen nangkep “oo, dia mw album A-One” trus dia ke toko kaset, dibelinyalah kaset “OST AI”. Salah tiga kali

  2. Bukan Man. tp masih teman kita juga. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: