Have you looked neat yet?

“have you looked neat yet?”
Aku agak tertarik dengan kata-kata ini. Apakah kamu sudah terlihat rapih atau belum? kata-kata yang aku temukan di bawah cermin di dekat komputer untuk absensi di Magister Manajemen UNAIR. Aku lihat diriku di kaca dan membaca kata-kata itu….Walaupun aku sudah mandi sebelum memulai perkuliahan hari itu, sepertinya belum terlihat cukup neat sebagai mahasiswa MM UNAIR. Mengapa? karena aku membandingkan dengan orang kebanyakan disana. Mereka sudah lebih dewasa dari aku, dan tentunya sudah bekerja, terutama para mahasiswa yang mengambil kelas malam. Termasuk saya juga. Yah, paling nyaman memang jadi diri sendiri. Berpakaian ala diri sendiri bukan meniru. Tapi juga ada hal yang krusial, bahwa kewibawaan, sifat, dan sikap, peertama kali dilihat dari kesan pertama kita melihat orang tersebut, begtu juga dengan kesan bagaimana dia berpakaian. Orang yang menggunakan banyak warna berarti ceria, orang yang memakai pakaian asal-asalan berari seniman, dsb. Bagaimana dengan orang yang menggunakan baju formal dimasukkan, celana kain, dan bersepatu kulit? pasti terkesan profesional. Lalu apakah membuat diri kita menjadi terkesan profesional itu cukup? saya rasa tidak. Saya membuat kesan pertama atas diri saya oleh orang lain dengan sikap kita, dan selalu tersenyum di semua situasi…
So smile as long as u can, and people assume u as a mental retarded person, hua ha HA !!!

*tulisan ini dibuat krn rasa muak thd diri sendiri

Advertisements

~ by imankurniadi on August 19, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: