Grizzly Man (Documentary – 2005)
Director: Werner Herzog | Writer: Werner Herzog | Casts: Timothy Treadwell, Amie Huguenard dan Werner Herzog
And what haunts me, is that in all the faces of all the bears that Treadwell ever filmed, I discover no kinship, no understanding, no mercy. I see only the overwhelming indifference of nature. To me, there is no such thing as a secret world of the bears. And this blank stare speaks only of a half-bored interest in food. But for Timothy Treadwell, this bear was a friend, a savior. [Werner Herzog, Grizzly Man]
I’m in love with my animal friends. I’m in love with my animal friends! In love with my animal friends. I’m very, very troubled. It’s very emotional. It’s probably not cool even looking like this. I’m so in love with them, and they’re so f-ed over, which so sucks. [Timothy Treadwell, Grizzly Man]
Sejatinya, film ini pun sangat pantas diberi judul “A Life of Timothy Treadwell, A Film By Timothy Treadwell”, karena 100% film ini menceritakan kisah Timothy Treadwell, 70% film ini dibuat oleh Timothy Treadwell, dan Werner Herzog hanya sebagai chef ahli membuat sebuah masakan yang ingredients-nya merupakan kisah kehidupan Timothy yang telah meninggal diterkam oleh makhluk yang paling dia kagumi, beruang.
Sebuah khas film-film dokumenter yang digarap oleh Werner Herzorg, di Grizzly Man, Herzog tetap melakukan sebuah narasi dengan suaranya sendiri menceritakan kehidupan Timothy Treadwell. tetapi Grizzly Man ini sangat berbeda dengan film-film Herzog lainnya. Seperti yang saya katakan, ingredients utama film ini adlaah si Treawell sendiri. Mungkin sekitar 60-70% gambar yang ditayangkan di Grizzly Man adalah scene-scene yang diambil oleh Tomothy sendiri, menggunakan tangannya maupun menggunakan tripod untuk men-shot gambar Treadwell dan beriang di alaska. Treadwell merupakan sebuah aktivis pecinta binatang, terutama beruang. Dia berkemah selama berbulan-bulan di Alaska untuk mempelajari dan hidup dekat dengan beruang Grizzly. Dia tinggal seorang diri, dan setiap hari yang dilakukan adalah mengamati kehidupan beruang-beruang Grizzly disana. Akhirnya diapun mendapatkan teman yang bersedia untuk menemaninya di Alaska. sebuah kisah yang tragis bagi taman-teman Treadwell bahwa Treadwell meninggal dunia di Alaska, dan film ini lebih dari sekedar legacy-nya.
Inilah yang membuat saya tertegun menonton Grizzly Man. Dari banyak film Herzog yang sudah saya tonton, film ini saya katakan film yang memiliki komposisi dan peramuan yang sangat outstanding. Jika di-jlentrehkan: scene-scene original yang dibuat Treadwell selama di Alaska + scene-scene yg diambil oleh Herzog di Alaska + scene-scene wawancara Herzog kepada rekan & keluarga Treadwell + narasi “khas” dokumenter ala Herzog. Jafi, Grizzly Man dapat dibilang sebuah film dokumenter dengan “gaya” yang agak berbeda, namun masih dalam lingkup “gaya” ala Herzog. Sebuah self documentary oleh Treadwell sendiri pun dipilih oleh Herzog scene-scene yang sangat menyampaikan hasrat dan passion Treadwell apa adanya, stunning!!
cinematicorgasm rate 80/100

