movie review : (500) days of summer

This is a story of boy meets girl. The boy, Tom Hansen of Margate, New Jersey, grew up believing that he’d never truly be happy until the day he met the one. This belief stemmed from early exposure to sad British pop music and a total mis-reading of the movie ‘The Graduate’. The girl, Summer Finn of Shinnecock, Michigan, did not share this belief. Since the disintegration of her parent’s marriage she’d only love two things. The first was her long dark hair. The second was how easily she could cut it off and not feel a thing. Tom meets Summer on January 8th. He knows almost immediately she is who he has been searching for.

This is a story of boy meets girl. But you should know up front, this is not a love story

Ada dua hal yang membuat aku mengambil box VCD di persewaan VCD original ini, antara lain :
1. Artisnya Zooey Deschanel, tidak akan saya lupakan aktingnay di Happening dan di Yes Man, dan di film ini karakternya mirip dg yang di Yes Man, tetapi lebih agak gila
2. ………….. masalah pribadi, lihat saja filmnya, dan mungkin kalian akan mengerti, hehehehehehe

Film yang cukup unik, benar-benar “tipe” film yang aku suka. Alurnya berantakan, maju, mundur, maju, maju, mundur, mundur, maju, dengan originalitas cerita yang sangat berbeda. Two thumbs up untuk sang sutradara
Marc Webb. Berbeda dengan film bertemakan “love story” kebanyakan, saya sendiri tidak merasa film ini bercerita tentang pria-wanita-jatuh cinta-kisah cinta-dan lain-lain, tetapi si penulis Scott Neustadter & Michael H. Weber memberikan sebuah pandangan yang berbeda bagi saya yang mereka maksud dengan …. saya sendiri terlalu takjub setelah melihatnya, perasaannya saya tertawa terpingkal-pingkal dan amaze bercampur aduk meenjadi satu. Hidup itu memang dipenuhi sebuah kebetulan, seperti saat kamu membeli somay di sudur jalan ketintang baru, lalu ada tukang es pisang hijau lewat, dan kamu membeli es pisang hijau itu untuk menemani makan siang somay mu…

Film ini berkisah ttg seorang designer “kartu ucapan” benama Tom yang pekerjaannya adalah “mendesain kata-kata” di kartu ucapan. Suatu hari dia bertemu dengan karyawan baru gadis bernama Summer, dan dia jatuh cinta kepadanya. Hubungannya tidak berjalan mulus, dan akhirnya mereka….. (lihat sendiri filmnya ya….100% guarantee)

narator: Most days of the year are unremarkable. They begin and they end with no lasting memory made in between. Most days have no impact on the course of a life.
If Tom had learned anything… it was that you can’t ascribe great cosmic significance to a simple earthly event. Coincidence. That’s all anything ever is. Nothing more than coincidence.

sumber narasi: www.imdb.com

~ by imankurniadi on April 21, 2010.

6 Responses to “movie review : (500) days of summer”

  1. thx for the reference man…

  2. [...] aktor yang memerankan karakter Tom Hansen yang menjadi tokoh utama film (500) Days Of Summer, lihat disini untuk review filmnya. Nah, begini, jika kalian melihat Inception dan (500) Days Of Summer, maka kalian melihat Joseph [...]

  3. pengen banget liat,.lagi nyari DVD nya juga,.
    sepertinya cerita yg sangat berkesan

  4. wahhh send by email bisa ga mas??
    mang knpa klo beli dvd ?? *penasaran oon nya penjaga toko*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,358 other followers